Home > Berita Hari Ini > Investasi 5 Daerah di Jabar Alami Penurunan: Fokus 2026 Menuju Pemerataan?
Investasi 5 Daerah di Jabar Alami Penurunan: Fokus 2026 Menuju Pemerataan?
Investasi 5 daerah di Jabar mengalami pertumbuhan yang signifikan sepanjang 2025, dengan total realisasi mencapai Rp296,8 triliun, melampaui target tahunan sebesar Rp271 triliun. Namun, meskipun angka tersebut sangat positif, ada lima daerah di Jabar yang mengalami penurunan pertumbuhan investasi, yaitu Majalengka, Kota Cimahi, Kota Bekasi, Pangandaran, dan Kuningan.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Barat, Dedi Taufik, mengungkapkan bahwa sekitar 70% investasi di Jabar masih terkonsentrasi di beberapa wilayah, seperti Kabupaten Karawang, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Subang, dan Bogor.
“Kami harus memastikan bahwa meskipun Jawa Barat mencatatkan investasi tertinggi di Indonesia, distribusi investasi harus lebih merata,” ujar Dedi, Senin (2/2/26).
Investasi 5 Daerah di Jabar Merosot, Jawa Barat Fokus Kebijakan Pemerataan
Ia menjelaskan bahwa meskipun tingkat pertumbuhan ekonomi di Jabar cukup tinggi, ketimpangan antara daerah tetap ada. Hal ini berdampak pada ketidakmerataan pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan yang masih sulit diturunkan.
Penurunan investasi 5 daerah di Jabar seperti Majalengka (-6,42%), Kota Cimahi (-14,39%), Kota Bekasi (-15,59%), Pangandaran (-19,65%), dan Kuningan (-48,71%) menunjukkan adanya masalah dalam pemerataan investasi.
Untuk 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana untuk fokus pada kebijakan investasi berbasis potensi wilayah dan tematik. Dedi menekankan pentingnya menyesuaikan investasi dengan karakteristik masing-masing daerah agar potensi lokal dapat dimanfaatkan secara optimal.
“Kita ingin investasi yang mendorong pembangunan yang inklusif, baik itu untuk industri besar maupun UMKM,” tambah Dedi.
Selain itu, pihak pemerintah berkomitmen untuk mempermudah proses perizinan, memberikan pendampingan investor, serta memperbaiki infrastruktur dasar dan konektivitas antarwilayah guna mendukung kelancaran investasi.
Meskipun Jawa Barat berhasil mencapai target investasi pada 2025, lima daerah mengalami penurunan yang signifikan. Ke depan, pemerintah Jabar akan fokus pada kebijakan yang mendorong pemerataan investasi berbasis potensi wilayah.
Dengan memperkuat konektivitas, infrastruktur, dan sektor UMKM, diharapkan investasi dapat lebih merata dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif di seluruh daerah. Demikian informasi seputar investasi 5 daerah di Jabar. Untuk berita ekonomi, bisnis dan investasi terkini lainnya hanya di Denotasi.Com.





