Home > Berita Hari Ini > Investasi Produksi Farmasi: Kunci Perlindungan Indonesia dari Ancaman Pandemi
Investasi Produksi Farmasi: Kunci Perlindungan Indonesia dari Ancaman Pandemi
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan pentingnya penguatan kapasitas produksi farmasi di Indonesia sebagai langkah strategis untuk menghadapi risiko krisis global di masa depan. Pernyataan investasi produksi farmasi tersebut disampaikan dalam acara peresmian Pengembangan Fasilitas Manufaktur dan Riset Bayer Indonesia di Depok, pada Rabu (14/01/26).
Menurut Budi, pengembangan fasilitas ini menjadi salah satu fondasi penting dalam memperkuat kemandirian sistem kesehatan nasional.
Budi menyoroti pengalaman pandemi COVID-19 yang mengungkapkan kerentanan negara yang tidak memiliki kemampuan produksi obat, vaksin, dan alat kesehatan secara mandiri. Ketergantungan pada impor menyebabkan gangguan pasokan ketika pembatasan mobilitas internasional diterapkan.
Tanpa kapasitas industri dalam negeri, Indonesia, dengan populasi besar, menghadapi risiko serius ketika terjadi wabah berskala global.
Peran Investasi Produksi Farmasi dalam Meningkatkan Kapasitasnya!
Sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan kesehatan, investasi dalam sektor farmasi dan kesehatan menjadi sangat penting. Menurut Budi, sektor ini merupakan bagian dari perlindungan nasional, setara dengan pembangunan infrastruktur strategis lainnya.
Investasi itu akan meningkatkan kemampuan sektor farmasi dalam memproduksi obat dan vaksin secara mandiri, sehingga Indonesia dapat lebih siap menghadapi kemungkinan pandemi di masa depan.
Dalam peresmian yang sama, Head of Bayer Product Supply Consumer Health Asia & ANZ PT Bayer Indonesia, Priscilla Silvan Prarizta mengungkapkan komitmen Bayer untuk memperkuat ekosistem kesehatan Indonesia melalui investasi jangka panjang.
Bayer mengalokasikan Rp99 miliar untuk meningkatkan kapabilitas manufaktur dan memperkuat peran pabrik Cimanggis sebagai pusat R&D global Bayer. Pabrik tersebut akan memproduksi hingga 1,2 miliar tablet MMS per tahun dan memasok produk ke pasar domestik serta 42 negara lainnya.
Investasi produksi farmasi bukan hanya penting untuk mendukung sistem kesehatan Indonesia, tetapi juga sebagai perlindungan terhadap ancaman pandemi global. Dengan investasi jangka panjang di sektor farmasi, Indonesia semakin siap menghadapi tantangan kesehatan di masa depan, sekaligus memperkuat kemandirian industri dalam negeri.
Demikian informasi seputar investasi produksi farmasi. Untuk berita ekonomi, bisnis dan investasi terkini lainnya hanya di Denotasi.Com.





