Now Reading
Uang Beredar Selama Lebaran Meningkat, CORE: Seharusnya Diinvestasikan

Uang Beredar Selama Lebaran Meningkat, CORE: Seharusnya Diinvestasikan

Ini tanggapan Ekonom mengenai uang yang beredar selama lebaran yang seharusnya bisa diinvestasikan.

Mudik atau pulang ke kampung halaman sepertinya sudah menjadi tradisi menjelang lebaran. Tahukah kalian? Bahwa tradisi mudik ini ternyata membawa dampak signifikan di berbagai daerah lho! Khusunya pada peningkatan uang yang beredar di berbagai daerah tersebut.

Pengamat ekonomi Center of Reform on Economics atau CORE Indonesia, Hendri Saparani mengatakan, bahwa uang beredar selama Lebaran meningkat dari Rp 146 triliun pada 2016 menjadi Rp 217 triliun pada 2019.

Peluang ini seharusnya dapat dimanfaatkan oleh pemerintah daerah untuk menyelenggarakan Lebaran Investment Fair atau Pameran Investasi untuk menyambut para perantau yang mudik ke kampung halaman.

“Dana besar yang mengalir ke kota tujuan mudik di berbagai daerah masih bersifat jangka pendek. Selama ini mudik lebih mendorong ekonomi lewat konsumsi,” kata Hendri.

Uang yang Beredar Saat Lebaran Seharusnya dapat Diinvestasikan

Hendri Saparani, Ekonom (republika.co.id)

Hendri juga mengatakan uang yang beredar saat lebaran ini seharusnya bisa memberikan dampak terhadap pembangunan jangka panjang melalui investasi.

Gerakan ini bukan hanya menjadi gerakan ekonomi dan pemerataan yang masif. Hal ini juga dinilai mampu membangun model sosial yang kokoh.

“Investasi untuk mendukung kegiatan ekonomi saudara sekampung akan mewujudkan ekonomi kerakyatan yang tumbuh,” ujarnya.

Seperti yang diketahui, mudik lebaran membutuhkan manajemen yang cermat supaya biaya yang harus dikeluarkan untuk mudik itu lebih murah.

See Also

Sejak kuartal I 2019, harga tiket transportasi publik sudah naik. Peningkatan tertinggi pada harga tiket pesawat udara yang memberi andil pada inflasi April 2019 sebesar 0,31%.

Hal inilah yang menyebabkan penumpang pesawat domestik turun 6,26% menjadi 5,65 juta orang pada April 2019 dari 6,03 juta orang pada Maret 2019.

Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi menyambut baik usulan tersebut dengan mengundang para operator, terutama jalan tol untuk membuat proposal investasi.

“Ini menjadi pekerjaan rumah kita. Tapi yang perlu saya sampaikan dengan melakukan mudik ada uang mengalir sekitar Rp 200 triliun yang secara tidak langsung terjadi hal-hal baik di desa. Saya mengajak korporasi yang merupakan operator tol untuk membuat suatu bentuk proposal investasi,” tutur Budi.

View Comments (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

© 2019 Denotasi | All Rights Reserved.