Now Reading
Jawaban Moeldoko Saat Dirinya Disebut Jadi Target Teroris

Jawaban Moeldoko Saat Dirinya Disebut Jadi Target Teroris

Inilah jawaban mencengangkan Moeldoko saat dirinya disebut jadi target teroris.

Kepala Staf Kepresidenan mengaku bahwa dirinya masuk dalam daftar empat pejabat negara yang menjadi salah satu target pembunuhan teroris di Indonesia.

Meski masuk dalam target teroris, bagi Moeldoko hal ini sudah menjadi resiko dirinya sebagai salah seorang pejabat negara.

“Itu maunya dia (teroris), kalau bagi saya itu resiko dari tugaslah. Biasa,” ujar Moeldoko.

Karena masuk dalam target pembunuhan teroris, Moeldoko tetap tidak mau lengah. Sejak pekan lalu, Moeldoko mendapat pengamanan tambahan sebanyak dua orang yang berasal dari Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI Angkatan Darat.

Kedua pengawal tersebut, secara bergantian mengikuti Moeldoko berkegiatan sehari-hari.

Begini Jawaban Moeldoko Saat Dirinya Masuk dalam Target Pembunuhan Teroris

Jawaban Moeldoko saat dirinya masuk dalam target pembunuhan teroris (news.detik.com)

Moeldoko mengaku sebenarnya tidak terlalu suka dikawal seperti ini. Namun mengingat situasinya seperti ini, ia hanya bisa pasrah dan mengikuti adanya pengaamanan tambahan yang melekatnya.

“Pada dasarnya saya enggak terlalu pusing dengan yang kayak begitu-begitu. Cukup yakin saja saya,” ungkap Moeldoko.

Meski ancaman itu dianggap biasa oleh Moeldoko, namun dia sempat kaget begitu mendapat informasi bahwa dirinya menjadi target pembunuhan.

See Also

“Baru-baru ini (dapat informasinya), menjelang ramai-ramai itu (aksi 22 Mei) saja. Saya sendiri kaget juga, berarti orang hebat dong saya,” tambah Moeldoko.

Target dari kelompok itu menurut Moeldoko yakni mereka yang lantang dalam menegakkan kedaulatan negara.

“Bagi saya, yang kita tegakkan ini kedaulatan negara. Tidak ada yang lain. Wong ini saya dilahirkan sebagai prajurit untuk itu, sekarang pun enggak berubah. Jadi siapa saja yang nyata-nyata mengganggu kedaulatan negara, itu sudah tugas kami,” kata Moeldoko.

Seperti yang diungkapkan oleh Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian setidaknya ada empat nama pejabat yang akan menjadi sasaran dalam rencana pembunuhan oleh enam tersangka yang telah ditangkap.

Keempat nama itu yakni Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Luhut Binsar Panjaitan), Kepala Badan Intelijen Negara (Budi Gunawan), Staf Khusus Presidan Bidang Intelijen dan Keamanan (Gories Mere) dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Wiranto).

© 2019 Denotasi | All Rights Reserved.

Scroll To Top