Now Reading
Curug di Bogor sebagai wisata air dan menambah wawasan

Curug di Bogor sebagai wisata air dan menambah wawasan

Bogor memang dikenal dengan surganya wisata air terjun atau yang dalam bahasa Sunda disebut Curug. Sehingga  tak salah jika banyak yang menjuluki Bogor sebagai Surga 1000 wisata curug, saking banyaknya air terjun. Selain dapat menjadi objek wisata, curug-curug di bogor memiliki cerita tersendiri yang dapat menambah wawasan anda seperti berikut.

  1. Curug Cilontar

Walaupun tingginya cuma sekitar 35 meter, tapi Curug Cilontar punya debit air yang besar sepanjang tahun. Konon karena curahan airnya pun lumayan deras sehingga digunakan sebagai sumber pembangkit listrik sejak zaman Belanda. Walaupun keindahan curug dan airnya menggoda untuk renang, tapi sepertinya anda harus menahan diri. Soalnya kolam curug ini dalamnya bisa sampai 26 meter. Tapi tenang anda tetap bisa menikmatinya dari tepian curug indah dan bersejarah ini.

Curug di Bogor sebagai wisata air
  1. Curug Cilember

Curug cilember sebenarnya terdiri dari 7 curug yang lokasinya lumayan berdekatan. Semakin kecil angkanya, semakin tinggi dan sulit juga buat dijangkau. Dari ketujuh curug yang ada, otomatis yang paling sering dikunjungi adalah curug 7 yang berada paling bawah. Katanya air di curug 7 ini bisa membuat awet muda. Dikelilingi hutan pinus dan udara pegunungan yang sejuk, airnya hampir sedingin es. Jadi, buat anda yang berniat untuk berenang siap-siap kedinginan. Untuk kedalaman, curug ini lumayan aman dan airnya juga bening banget.

See Also

Curug di Bogor sebagai wisata air
  1. Curug Dengdeng Rumpin

Lagi-lagi, jangan keliru dengan Curug Dengdeng yang ada di kota lain ya (Tasikmalaya), karena nama curug di bogor yang satu ini lokasinya tersembunyi di Desa Leuwi Batu, Bogor. Saking tersembunyinya, kemampuan Anda berkomunikasi pada warga sekitar bisa diuji di sini karena nyaris tak ada tanda atau gapura masuk. Andapun harus melewati kebun warga dan menyeberangi hutan, melewati jembatan, juga sungai. Kalau bisa dibilang, pemandangan air terjun ini indah sekaligus mistis. Meski keanggunan lekukan formasi bebatuan yang membingkai air terjun ini terbilang cukup memesona, namun air terjun ini dianggap keramat oleh warga sekitar. Salah satu pantangan yang tak boleh dilakukan adalah mandi di sini pada pukul 12.00 siang. Tapi di luar jam itu, silakan saja kalau Anda mau berendam atau sekadar foto-foto mengabadikan kemegahannya.

View Comments (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

© 2019 Denotasi | All Rights Reserved.