Luhut: Presiden Jokowi Sangat Ingin Bertemu Prabowo

Pertemuan Jokowi dan Prabowo akan terealisasikan.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan menyebut Presiden Jokowi sangat ingin melakukan rekonsiliasi dengan rivalnya di Pilpres 2019 yakni pasangan Prabowo-Sandiaga.

Menurut Luhut, nantinya Jokowi akan menyampaikan pidato yang mengajak semua pihak untuk membangun Indonesia ke depan usai adanya keputusan akhir sidang Mahkamah Konstitusi (MK) yang akan dilaksanakan pada Kamis (27/6) mendatang.

“Sangat (ingin rekonsiliasi). Nanti dengar saja pidato presiden setelah pengumaman. Insya Allah semua baik-baik, tentu nanti presiden akan menyampaikan pidato sebagai presiden terpilih. Insya Allah akan mengajak supaya kita ramai-rami membangun negara kita ini,” ujar Luhut.

Pertemuan Jokowi-Prabowo Untuk Kepentingan Negara

Luhut juga tidak memungkiri akan terjadinya pertemuan Jokowi dengan Prabowo seperti pada Pilpres tahun 2014 lalu. Menurutnya Jokowi rela berbuat apapun untuk kepentingan negara.

Jokowi dan Prabowo (pemilu.org)

“Tidak ada yang tidak mungkin. Jokowi kan orang humble dan untuk kepentingan negara, saya kira Pak Jokowi tidak akan pernah sungkan untuk berbuat apa saja,” kata luhut.

Di kesempatan yang sama, Luhut turut menyatakan bahwasannya tidak menutup kemungkinan jika koalisi parpol pendukung Prabowo-Sandiaga akan bergabung ke Jokowi usai Pilpres.

Kendati demikian, Luhut menyarankan supaya persoalan tersebut dapat ditanyakan langsung ke Jokowi sebagai pihak yang memiliki hak prerogative untuk menentukan koalisi.

See Also

“Kalau itu sih saya kira tanya presiden ya. Tapi pada dasarnya tak menutup kemungkinan-kemungkinan itu terjaadi,” ujar Luhut.

Ketua Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) nonaktif, Puan Maharani mengatakan pihaknya akan menjajaki kemungkinan koalisi dengan partai politik di kubu Prabowo dengan silaturahmi.

Menurut Puan, silaturahmi merupakan hal yang penring dalam rangka membangun Indonesia secara bersama-sama.

“Saya rasa itu (koalisi dengan oposisi) harus dimulai dengan silaturahmi. Sekarang ini kami sama-sama menghormati proses yang ada dan setelah ini kami akan lakukan silaturahmi dalam rangka menuju bersama-sama membangun bangsa Indonesia,” ujar Puan.

View Comments (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

© 2019 Denotasi | All Rights Reserved.