Now Reading
Wahana Interfood Targetkan Kenaikan Penjualan di Kuartal II 2019

Wahana Interfood Targetkan Kenaikan Penjualan di Kuartal II 2019

Salah satu produsen coklat terbesar di Indonesia PT Wahan Interfood Nusantara Tbk memprediksi kenaikan penjualan pada kuartal II 2019 akan lebih tinggi dari kuartal I 2019 dikarenakan momentum Ramadhan.

Bukan tanpa alasana, kenaikan penjualan bahkan menurut Sekretaris Perusahaan Wahana Interfood Nusantara Gendra Fachrurozi mengungkapkan bisa menyentuh angka 8-10%, hal ini berdasarkan data penjualan coklat yang selalu mengalami kenaikan ketika bulan Ramadhan berlangsung.

“Kami memproduksi coklat grade A. Saat kuartal II/2019, peningkatan penjualan bisa mencapai 8%-10%,” ungkapnya di Jakarta, Selasa (7/5/2019) dilansir dari bisnis.com.

Perusahaan Coklat PT Wahana Interfood Nusantara Tbk

Perlu diketahui bahwa perusahaan coklat PT Wahana Interfood Nusantara mengadopsi skema bisnis B to B. pelanggann setia produk coklat dengan merk Schoko ini merupakan produsen makanan dan minuman mulai dari J.co sampai Bread Talk.

Di tahun 2019 sendiri emiten coklat ini memperluas jaringan produksi dengan membuat pabrik di Sumedang, Jawa Barat dengann luas pabrik 2 ha diatas tanah 6 ha.

See Also

Pembangunan pabrik tersebut akan menggunakan dana hasil intial public offering (IPO) senilai Rp33,26 miliar. Dia menambahkan, dana IPO perseroan telah terserap seluruhnya. Bila pabrik baru rampung pada 2020, maka total produksi perseroan mencapai 10.600 ton per tahun.

Produsen Coklat Premium di Indonesia Merk Schoko

PT Wahana Interfood Nusantara Tbk sendiri resmi melantai di Bursa Efek Indonesia BEI pada tanggal 20 Maret 2019. Sebelumnya, Wahana Interfood Nusantara menetapkan harga penawaran saham sebesar Rp198 per saham. Adapun, jumlah saham yang ditawarkan sebanyak 168 juta saham baru atau 33,07% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan.

Untuk informasi bahwa pada kuartal I/2019, penjualan yang dikantongi perseroan PT Wahana Interfood Nusantara Tbk mencapai angka Rp19,93 miliar, naik 5,56% dari posisi Rp18,88 miliar pada kuartal I/2018.  Sementara itu, laba tahun berjalan COCO hingga kuartal I/2019 senilai Rp1,12 miliar, naik 6,66% dari posisi Rp1,05 miliar pada kuartal I/2018.

View Comments (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

© 2019 Denotasi | All Rights Reserved.