Now Reading
Menteri Susi: Indonesia Bisa Jadi Produsen Ikan Terbesar di Dunia, Asalkan Ini

Menteri Susi: Indonesia Bisa Jadi Produsen Ikan Terbesar di Dunia, Asalkan Ini

Indonesia bisa jadi produsen ikan terbesar di dunia menyalip China, asalkan syarat ini bisa dilakukan.

Sosok Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti selalu menyita perhatian publik. Termasuk aksinya saat menenggelamkan 13 kapal asing illegal di Pulau Datuk, Pontianak Kalimantan Barat, pada Sabtu (4/5) lalu.

Menteri Susi sendiri terlihat memantau langsung aksi yang didokumentasikan dalamm video berdurasi 1 menit dan diunggah di akun Twitternya tersebut.

Seperti yang diketahui. Dalam waktu 4,5 tahun menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, Menteri Susi telah menenggelamkan setidaknya 501 kapal pencuri ikan. Wow… fantastis bukan?

Aksinya tersebut selain mempertahankan mata pencaharian para nelayan Indonesia, juga telah berhasil membuat Indonesia memiliki ikan untuk di ekspor. Tak tanggung-tanggung, Indonesia kini telah menjadi pengekspor ikan tuna terbesar di dunia lho!

Duta Besar Indonesia untuk Norwegia, Todung Mulya Lubis mengatakan komoditi hasil laut Indonesia akan semakin mendominasi pasar dunia. Hal ini terjadi karena Norwegia telah mengimpor tuna, red snapper, makarel dan komoditi hasil laut lainnya seperti kepiting, udang, rumput laut, cumi-cumi, dan lobster.

Pada tahun 2016, Menteri Susi pun pernah mengunggah tabel total produksi perikanan Indonesia mencapai 23,2 juta ton di akun twitter miliknya.

Rinciannya yakni 6,5 juta ton merupakan perikanan tangkap dan 16,6 juta ton merupakan perikanan budi daya. Pencapaian tersebut membuat Indonesia berada di posisi kedua negara produsen ikan terbesar di dunia.

See Also

China yang kini menduduki peringkat pertama ini berhasil menghasilkan ikan sebanyak 81,5 juta ton. Dengan rincian 17,8 juta ton perikanan tangkap dan 63,7 ton perikanan budi daya.

Ini Syarat Indonesia Supaya Bisa Menjadi Produsen Ikan Terbesar di Dunia

hasil laut Indonesia (mefahlan.com)

Jika melihat data diatas dan keberhasilan Indonesia meningkatkan produksi ikan laut melalui penenggelaman kapal pencuri, maka Menteri Susi berkeyakinan bahwa bukan hal yang mustahil Indonesia suatu saat nanti dapat menggeser China sebagai produsen kan laut terbesar di dunia.

“Saya percaya jika kita terus membenahi pencurian ikan illegal dan ekspor tak tercatat, Indonesia bisa menjadi nomor 1 !,” ungkap Menteri Susi .

Benar adanya seperti yang dikatakaan Todung, semakin gencarnya upaya pemberantasan IUU Fishing dan praktek penangkapan ikan yang berkelanjutan, merupakan suatu keniscayaan komoditi hasil laut di Indonesia ini akan semakin baik dan suatu saat nanti akan menjadi produsen ikan terbesar di dunia.

View Comments (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

© 2019 Denotasi | All Rights Reserved.