Now Reading
Jawaban Luhut, Saat Dirinya Disebut Bakal Jadi Menteri Lagi

Jawaban Luhut, Saat Dirinya Disebut Bakal Jadi Menteri Lagi

Luhut Ditunjuk Jokowi Jadi Menteri Lagi?

Seperti yang diketahui, Presiden Jokowi telah ditetapkan sebagai pemenang dalam pilpres 2019 dan akan dilantik pada bulan Oktober mendatang. Wacana adanya perombakan kabinet pun mulai diperbicangkan.

Nama Luhut Binsar Panjaitan disebut-sebut bakal mengisi kembali kursi kementerian koordinator bersama dengan nama-nama lainnya.

Meski demikian, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan mengaku pasrah jika ia masih akan ditunjuk kembali oleh Presiden Jokowi untuk mengisi jabatan menteri pada periode 2019-2024.

Bagi Luhut, memilih menteri atau pembantu Presiden itu ada di tangan Presiden Jokowi.

“(Jadi menko lagi?) Saya enggak tahu apa yang terjadi. Saya belum pernah dikasih tahu dulu kalau jadi menteri. Jadi saya ya udah lah,” kata Luhut

Luhut juga mengakui sejauh ini tidak pernah ada perbincangan antara dirinya dengan Jokowi terkait dengan pergantian menteri.

Sebab, sepanjang pengalamannya menjabat sebagai menteri, tidak pernah diberitahu sebelumnya.

“Kan tiga kali saya jadi menteri, tidak pernah saya diberi tahu,” imbuhnya.

Jika Jokowi Melakukan Perombakan Kabinet, Menteri Ini Harus Diganti

Lain halnya dengan Luhut Binsar Panjaitan yang digadang-gadang bakal jadi menteri lagi. Beberapa nama menteri ini diprediksi akan kena reshuffle kabinet lantaran tak bekerja maksimal dan tersangkut kasus hukum.

Misalnya Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Nama itu sedang terseret kasus suap jual beli jabatan di Kemeneterian Agama.

Selanjutnya ada nama Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita. Dia terseret kasus suap anggota DPR Fraksi Golkar Bowo Sidik Pangarso.

Serta Menteri Olahraga Imam Nahrowi yang diduga menerima dana hibah KONI tahun 2018 sebesar Rp 1,5 miliar.

Jokowi dan Ma’ruf Amin (merdeka.com)

Selain itu, Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira mengatakan, terpilihnya kembali Jokowi sebagai presiden untuk periode selanjutnya akan menjamin pembangunan infrastruktur terus berlanjut.

See Also

Tapi, ia mencatat sebagian investor lebih concern soal susunan kabinet atau tim ekonomi. 

“Menteri lebih penting, karena kebijakan teknisnya langsung dirasakan investor dan pelaku usaha. Ini lah pentingnya perombakan total tim ekonomi bahkan sebelum Oktober,” ujar dia.

Dia pun menyebutkan, beberapa menteri seperti Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno sampai Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Darmin Nasution jadi pertimbangan utama untuk dilakukan regenerasi.

Menteri BUMN (Rini Soemarno), Menteri Perdagangan (Enggartiasto Lukita), Menteri Pertanian (Amran Sulaiman), Menko Perekonomian (Darmin Nasution), dan Kepala BKPM (Thomas Lembong).

“Itu yang urgent diganti sebelum Oktober,” tegas dia.

Terkait nama pengganti untuk posisi-posisi tersebut, Bhima masih belum mau berkomentar lebih banyak. Namun ada beberapa syarat seperti tokoh itu tidak terikat dengan sebuah partai politik.

“Soal nama itu hak presiden. Tapi kriterianya harus berlatar profesional, tidak terafiliasi dengan partai, dan punya integritas,” pungkasnya.

© 2024 Denotasi | All Rights Reserved.

Scroll To Top