Now Reading
Moeldoko: Ada Beberapa Pihak yang Tidak Menginginkan Jokowi dan Prabowo Rekonsiliasi

Moeldoko: Ada Beberapa Pihak yang Tidak Menginginkan Jokowi dan Prabowo Rekonsiliasi

Moeldoko sebut ada kelompok yang tidak menginginkan rekonsiliasi Jokowi dan Prabowo terjadi.

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menyebut proses menuju rekonsiliasi antara Jokowi dan Prabowo Subianto berjalan dengan baik. Namun, ada kelompok yang tidak menginginkan rekonsiliasi tersebut terjadi.

Moeldoko mengatakan kelompok tersebut tak bisa menerima proses rekonsiliasi hingga akhirnya masih melakukan aksi turun ke jalan.

“Kami sinyalir bahwa proses menuju rekonsiliasi berjalan dengan baik. Tapia da kelompok-kelompok yang tidak bisa menerima itu. Tidak bisa menerima itu. Masih memaksakan diri untuk turun ke jalan,” kata Moeldoko.

Ada Kelompok yang Tak Ingin Rekonsiliasi Jokowi dan Prabowo Terjadi

Kelompok yang diduga tak menginginkan rekonsiliasi antara pasangan Jokowi-Ma’ruf dan Prabowo-Sandiaga ini memiliki agenda dan kepentingan lain.

“Mungkin punya agenda lain. Kami sudah tahu itu, siapa-siapa sudah tahu. Kelompok mana saja sudah kami petakan,” ujar Moeldoko.

Meski demikian, Moeldoko enggan mengungkapkan identitas kelompok yang tak ingin Jokowi dan Prabowo rekonsiliasi usai pesta demokrasi lima tahunan ini. Ia hanya mengingatkan ada konsekuensi hukum jika kelompok tersebut melanggar aturan yang berlaku.

Beberapa kelompok gelar aksi di MK (politik.rmol.id)

“Siapapun yang tidak patuh ya pasti akan berhadapan dengan hukum, kan begitu. Apalagi nanti melakukan hal-hal yang bersifat anarkis,” ungkapnya.

See Also

Seperti yang diketahui, sebelum satu hari menjelang putusan sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi yang berlangsung pada (27/6) hari ini, kelompok masyarakat menggelar aksi yang mengusung ‘Halalbihalal dan Tahlilan 266’, di Jalan Medan Merdeka Barat.

Para peserta aksi ini berbusana khas muslim, seperti baju koko, kopiah, maupun jilbab. Mereka melantunkan sholawat dan menyanyikan sebuah nyanyian yang liriknya meminta Rizieq Shihab dipulangkan.

Puluhan aparat berjaga ketat. Mobil water canon dan Barracuda juga diparkir di sepanjang Jalan Medan Merdeka Barat. Personel keamanan yang diturunkan dan langsung berhadapan dengan massa tidak dilengkapi dengan senjata api dan peluru tajam.

© 2024 Denotasi | All Rights Reserved.

Scroll To Top