Kalteng dan Kaltim Masuk Radar Presiden Jokowi sebagai Calon Ibu Kota Baru Republik Indonesia

Dua daerah di Kalimantan ini masuk bidikan Jokowi sebagai calon ibu kota baru. Mana saja? Yuk simak!

Seperti yang diketahui, beberapa waktu lalu Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja ke sejumlah daerah di Pulau Kalimantan. Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk tindak lanjut keseriusan pemerintah dalam hal pemindahan ibu kota baru negara Republik Indonesia.

Hasil dari kunjungan kerja di Provinsi Kalimantan ini, Presiden Jokowi telah mengantongi dua daerah yang akan menjadi calon Ibu Kota baru. Dua daerah tersebut yakni Bukit Soeharto di Balikpapan, Kalimantan Timur, daN Kabupaten Gunung Mas di Kalimantan Tengah.

Meski sudah mengantongi dua daerah yakni di Kaltim dan Kalteng, rupanya Presiden Jokowi memusatkan perhatiannya di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah. Menurutnya, Gunung Mas memiliki salah satu kelebihan yakni luas wilayahnya. Jika menyebut luas daerah, maka Gunung Mas lah yang siap menjadi calon Ibu Kota baru Republik Indonesia.

“Mau minta 300.000 hektar siap di sini, kurang masih tambah lagi juga siap,” kata Jokowi.

Namun jika berbicara soal kelayakan, Jokowi menjelaskan bahwa saat ini masih dalam kalkulasi kajian, dan dalam hitung-hitungan karena banyaknya aspek pertimbangan.

“Sekali lagi ini menyangkut aspek yang tidak satu dua. Urusan banjir mungkin di sini tidak, yak an. Urusan gempa di sini tidak. Tapia pa, kesiapan infrastruktur harus mulai dari nol lagi, yak an. Itu juga salah satu pertimbangan-pertimbangan mmasalah sosial politiknya, masalah sosiologi masyarakatnya, semuanya, semuanya dilihat semuanya,” ungkap Presiden Joko Widodo.

See Also

Kelebihan dan kekurangan dua daerah  calon Ibu Kota baru

Plus minus Kaltim dan Kalteng calon ibu kota baru (merdeka.com)

Menurut Presiden, terdapat kelebihan dan kekurangan dari lokasi di Bukit Soeharto, Balikpapan Kalimantan Timur, dengan di Kabupaten Gunung Mas itu yang saat ini menjadi kandidat lokasi calon Ibu Kota baru.

Salah satu minusnya di Balikpapan, Jokowi setuju ketika dikatakan bahwa airnya asin dan di sana juga masih banjir. Sementara di Kalimantan Tengah, Jokowi juga sempat menyinggung soal Presiden pertama RI Soekarno yang dulu memilih Kalimantan Tengah sebagai Ibu Kota baru. Jokowi mengatakan, Soekarno memilih Kalteng pasti memiliki sejumlah alasan khusus.

Jokowi menjelaskan bahwa nantinya aka nada tim besar yang diam-diam pergi ke lokasi yang ditinjaunya lagi, untuk berhitung. Setelah rencana matang maka akan disampaikan kepadanya dan disitulah pemerintah akan memutuskan.Bagaimana menurutmu? Daerah mana nih yang cocok untuk calon Ibu Kota baru Republik Indonesia?

View Comments (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

© 2019 Denotasi | All Rights Reserved.