Now Reading
Optimalkan Peluang: Pasar Batu Bara Metalurgi Indonesia dalam Sorotan PT Adaro Minerals Indonesia (ADMR)

Optimalkan Peluang: Pasar Batu Bara Metalurgi Indonesia dalam Sorotan PT Adaro Minerals Indonesia (ADMR)

PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) tengah merayakan prospek cerah pasar batu bara metalurgi dari Indonesia, dengan keyakinan bahwa kebutuhan global yang terus meningkat akan memberikan dampak positif. Dalam Public Expose Live 2023, Investor Relation Manager PT Adaro Minerals Indonesia, Danuta Komar, menyampaikan optimisme terkait keterbatasan pasokan batu bara metalurgi dunia yang menjadi peluang besar bagi Indonesia.

Menurut Danuta Komar, India diharapkan menjadi pendorong utama permintaan batu bara metalurgi, melampaui China dan Jepang. Pertumbuhan ekonomi di India diantisipasi akan memicu peningkatan jumlah pabrik baja dan meningkatkan impor batu bara metalurgi.

Australia dan Kanada juga menghadapi keterbatasan dalam suplai batu bara metalurgi, memberikan Indonesia kesempatan untuk tampil sebagai pemain utama di pasar batu bara. Pertumbuhan di dalam negeri diyakini akan memberikan prospek positif di tengah keterbatasan pasokan global.

Direktur ADMR, Hendri Tamrin mencatat bahwa inflasi menjadi pembicaraan dunia hingga pertengahan tahun ini, tetapi ADMR meyakini adanya pelonggaran kebijakan dan peningkatan pertumbuhan ekonomi di masa depan. Hal ini dianggap sebagai peluang pasar yang dapat mendukung rencana ekspansi perusahaan.

Saat ini, pasar ekspor ADMR terpusat di negara-negara Asia yang diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dunia. Jepang, China, dan India tetap menjadi pasar utama, sementara kemungkinan ekspansi ke kawasan Asia Selatan dan Asia Tenggara juga dipertimbangkan.

ADMR mencatat pencapaian positif dengan total volume penjualan di pasar batu bara mencapai 3,01 juta ton pada kuartal III 2023, mengalami kenaikan signifikan sebesar 38% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Meskipun beban pokok pendapatan meningkat, pendapatan ADMR naik 8,12% menjadi 720,62 juta dolar AS per September 2023.

See Also
Ilustrasi grafik tren saham (Unsplash)

Meskipun terdapat penurunan laba bruto dan bersih ADMR, perusahaan tetap optimistis mencapai target penjualan sebesar 3,8 juta ton hingga 4,3 juta ton pada tahun 2023. Pendekatan fokus pada portofolio dan hubungan pelanggan jangka panjang diharapkan akan memastikan keberhasilan perusahaan di pasar yang dinamis ini.

Demikian informasi seputar perkembangan pasar batu bara di Indonesia. Untuk berita ekonomi, bisnis dan investasi terkini lainnya hanya di Denotasi.com.

© 2023 Denotasi | All Rights Reserved.

Scroll To Top