Now Reading
Surya Semesta Internusa Bangun Kawasan Industri Dengan Nilai Investasi Rp 600 Miliar

Surya Semesta Internusa Bangun Kawasan Industri Dengan Nilai Investasi Rp 600 Miliar

PT Surya Semesta Internusa Tbk akan membangun kawasan industri di kuartal empat tahun 2019 dengan luas tanah mencapai 2.000 hektar dan nilai investasi Rp 600 miliar.

Presiden Direktur Surya Semesta Internusa Johannes Suriadjaja mengatakan untuk tahap awal dan masih berjalan saat ini yaitu masuk dalam tahap pembebasan lahan yang baru seluas 1.000 hektar. Target operasional kawasan industri tahap pertama ini dipatok pada 2022 mendatang.

PT Surya Semesta Internusa Bangun Kawasan Industri

“Sedang membuat planning untuk mulai groundbreaking dan premarketing di kawasn industri Subang. Kita akan mulai juyartal keempat tahun ini, kita ada 2.000 hektar dan sudah dibebaskan 1.000 hektar,” kata Johannes saat wawacara Eksklusif dengan CNBC Indonesia.

Sebenarnya sampai saat ini emiten konstruksi ini masih fokus untuk menggarap beberapa proyek diantaranya yaitu proyek Subang City of Industry , proyek ini memang membutuhkan dana investasi yang lumayan besar. Sehingga perusahaan belum akan mencari proyek-proyek lainnya, namun perusahaan tengah mengkaji pembangunan residen dan resort.

Namun dikonfirmasi bahwa kedepan tidak menutup kemungkinan perusahaan untuk ikut dalam beberap proyek lagi, dalam waktu dekat ini PT Surya Semesta Internusa tengah mempersiapkan tender dalam pembanguan infrastruktur jalan tol, yang nantinya akan membangun tol penghubung antara tol Cipali ke tol Patimban. Pembangunan ini nantinya akan bekerja sama dengan PT Jasa Marga Tbk (JSMR).

Tahun ini perusahaan menganggarkan belanja mdoal (capital expenditure/capex) senilai Rp 750 miliar. Penggunaannya adalah untuk pembangunan kawasan industri dan sisanya untukk prooyel residen dan hotel.

Pembiayaannya akan berasal dari pinjaman langsung dari International Finance Corporation (IFC) senilai US$ 100 juta (Rp 1,42 triliun, asumsi kurs Rp 14.200) khusus untuk membangunan kawasan Patimba hingga dua tahun ke depan. Sisanya, dana capex akan berasal dari kas internal perusahaan.

Selain itu , berdasarkan laporan perusahaan PT Surya Semesta Internusa Tbk di tahun 2019 ini perusahaan belum akan mendapatkan peningkatan pendapatan atau laba bersih secara siginfikan, bahkan kondisi ini diprediksi akan terjadi hingga tahun 2021 dengan kondisi pembiayaan proyek besar yang akan segera digarap.

© 2019 Denotasi | All Rights Reserved.

Scroll To Top