Now Reading
Seorang Warganet Sebut Jabatan Menteri Susi Akan Ditenggelamkan Oktober 2019, Begini Tanggapan Menteri Susi

Seorang Warganet Sebut Jabatan Menteri Susi Akan Ditenggelamkan Oktober 2019, Begini Tanggapan Menteri Susi

Kejadian ini terjadi saat seorang warganet mengomentari video postingan Susi Pudjiastuti soal penenggelaman ikan.

Beberapa waktu lalu, seorang warganet mendadak menyerang menteri Susi Pudjiastuti di dalam sebuah komentar media sosial. Warganet itu menyebut bahwa jabatan Menteri Susi akan ditenggelamkan.

Akun twitter yang menyebut bahwa jabatan Menteri Susi akan ditenggelamkan yakni @ottttoedy, warganet tersebut melontarkan komentarnya pada video postingan Susi Pudjiastuti soal penenggelaman kapal ikan asing yang mengambil kekayaan di kawasan perairan Indonesia.

Begini komentarnya “Oktober thn ini jabatan mentri anda jg akan ditenggelamkan akal sehat.paham?!” tulis akun @ottttoedy pada Sabtu (4/5).

Menanggapi hal tersebut, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberikan jawaban yang singkat dan menohok terhadap komentar nitizen yang menyebut bahwa jabatannya akan ditenggelamkan.

Jawaban Menteri Susi terhadap warganet yang menyerang di kolom komentar video postingan miliknya

Disebut akan ditenggelamkan oleh akal sehat Menteri Susi malah balik bertanya soal kesehatan pemilik akun tersebut.

“Anda sehat ????!!!!! (emot muntah),” tulis Menteri Susi.

Jawaban menteri Susi singkat tapi menohok.

Video yang diposting Menteri Susi di media sosial tersebut, tampak beberapa kapal ikan asing sedang ditenggelamkan di Pulau Datuk, Kalimantan Barat.

“Proses penenggelaman 13 kapal illegal fishing di pulau Datuk Kalimantan Barat,” tulis Susi pada video tersebut.

Sepeti yang dilansir dari kompas.com via warta.tribunnews, penenggelaman kapal ikan asing yang mmengambil kekayaan bahari di kawasan perairan Indonesia ini tidak menyebabkan kerusakan lingkungan. Pasalnya ada beberapa metode yang dilakukan saat menenggelamkan kapal-kapal asing ini.

Penenggelaman Kapal asing beberapa waktu lalu (news.detik.com)

Cara yang dilakukan untuk menenggelamkan kapal yakni dengan metode dibocorkan bagian lambung kapal dan juga diberi pemberat seperti pasir dan air. Untuk lokasi penenggelaman kapal ini juga sudah ada perhitungannya sendiri, yakni mengenai kedalaman, tidak mmengganggu arus lalu lintas pelayaran serta tidak adanya karang.

Pada sebuah buku jurnal KKP berjudul “Kebijakan Penenggelaman Kapal Pencuri Ikan di Wilayah Perairan Indonesi dalam Perspektif Hukum”, menyebut bahwa kondisi kapal yang akan ditenggelamkan ini harus bebas dari benda atau bahan yang potensial mencemmari lingkungan. Jadi nantinya tidak ada kerusakan ataupencemaran lingkungan yang akan terjadi setelah kapal-kapal tersebut berada di dasar laut.

© 2019 Denotasi | All Rights Reserved.

Scroll To Top