Pendapatan Huawei Kuartal I 2019 Tembus US$26,81 Miliar

Salah satu perusahaan telekomunikasi terkemuka di dunia Huawei Technologies baru saja melaporkan pendapatan kuartal I 2019 dengan nilai pendapatan mencapai 179,7 miliar yuan atau setara dengan US$26,81 miliar.

Perusahaan huawei

Dikutip dari Reuters, perusahaan teknologi terkemuka di dunia yang berasal dari Shenzhen, China baru saja menyampaikan margin laba bersih sekitar 8% atau tumbuh sedikit dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Huawei tidak mengungkapkan nilai laba bersih actual secara detail.

Jika hitung-hitungan US$1 setara dengan Rp14.000, maka pendapatan Huawei mencapai Rp375,34 triliun. Adapun, pendapatan laba bersih yang didapapatkan oleh Huawei Technologies sekitar US$2,14 miliar atau Rp30,03 triliun.

Pengumuman kinerja keuangan tersebut secara resmi dipublikasikan bersamaan dengan langkah yang diambil oleh pihak Washington yang mengampanyekan untuk menolak Huawei yang tidak terdaftar. Pasalnya, AS menuduh peralatan komunikasi Huawei dapat digunakan untuk aksi spionase. Diketahui bahwa China dan Amerika Serikat masih terus bersitegang tentang kebijakan ekonomi pasar.

See Also

Produk dari perusahaan huawei

Huawei telah berulang kali membantah tuduhan tersebut. Namun, kasus ini rupanya menjadikan pendirinya, Ren Zhengfei, bersedia untuk diwawancara di medisa massa. Padahal, Ren merupakan orang yang biasanya tertutup terhadap publikasi.

Pada akhir Maret 2019, Huawei telah menandatangani 40 kontrak 5G komersial dengan operator, dan siap mengirimkan 70.000 BTS 5G ke pasar seluruh dunia. Pada Mei 2019, diharapkan jumlah pengiriman mencapai 100.000 BTS.

Dari sisi penjualan ponsel, perusahaan telekomunikasi terkemuka di dunia Huawei telah mengekspor 59 juta gawai pintar pada kuartal I/2019. Beerdasarkan riset pasar Strategy Analytics, pada kuartal I/2018 perusahaan mengapalkan 39,3 juta gawai pintar.

View Comments (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

© 2019 Denotasi | All Rights Reserved.